Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
this site the web

STiPrAm ikut Festival Band se DIY FKY Vredenberg

Festival kesenian Yogyakarta FKY ke XXIII yg dipusatkan di benteng Vredenberg berlangsung meriah, partisipasi dari para industri seni kerajinan di DIY sangat bagus terbukti dg jumlah stand2 yg memeriahkan acara FKY tersebut. Festival Band seDIY berlangsung sukses dan meriah terbukti dg jumlah peserta yg terus menerus bertambah walau pendaftaran terakhir telah ditutup, shg jumlah peserta sehrsnya 40 bertambah menjadi 56 peserta, yang harus diakomodasi penyelenggaraannya selama 3 hari, dua hari seleksi awal untuk dipilih 11 peserta final, dan finalnya dihadiri oleh pejabat2 dinas Pariwisata dan KAPOLDA DIY sebagai sponsor utama dalam rangka hari Bhayangkara. Pada acara final peserta menunjukkan kebolehannya masing2 bahkan ada beberapa peserta yg masih sangat muda baru ditingkat sekolah SD dan SMP yg ternyata telah mampu menunjukkan penampilannya yg luar biasa bersaing dg peserta tingkat perguruan tinggi. Dari hasil final diputuskan 3 juara dan STiPrAm memperoleh Juara III sedang juara I dan II disambut oleh musisi dari ISI yogyakarta. Perjuangan, latihan dengan disiplin kekompakan dan performance telah menentukan keberhasilan para juara. Kami ucapkan selamat kepada STiPrAm Group Band :Farouk (keyboard), Mario (gitar), Eben haisser (Bass), Kunto (Drum) serta Ayu dan Ayya (singer), berjuang & latihan terus ya, ....... semangat full !

STiPrAm dalam Final Juggling & Flaring Dies UNY 2011

Dalam rangka Dies Natalis Fakultas Tehnik Jasa Boga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan beberapa kegiatan Lomba Kuliner, Lomba Juggling, Lomba Fotography, Demo2 masak dan Festival Band. STiPrAm telah menunjukkan kepiawaiannya di bidang ketrampilan mixing drink dan flaring dalam lomba Juggling antar perguruan tinggi Pariwisata dan SMK2 yg ada di Yogyakarta. Dalam lomba juggling karena terbatasnya informasi dan persiapan hanya ada 22 peserta yg ikut serta diantaranya dari STP Ampta, Stipary, dan SMKN 4, dan STiPrAm yang mengikut sertakan 7 orang mhs, lomba tersebut sebagian besar diikuti pejuggling senior dan dari peserta pria, akan tetapi STiPrAm berani menampilkan dua mahasiswi juggler yunior yang berani ikut bertanding melawan juggler2 senior yang ada di yogyakarta. Suatu bukti bahwa STiPrAm memiliki perbedaan dan lebih unggul dengan STP pariwisata yang lain. Dalam penyelenggaraan yang serba terbatas baik dari sponsorshipnya, juga kepanitiaanya yg karena keterbatasan waktunya sehingga belum bisa optimal dalam menjaring banyak peserta dari luar Yogyakarta.
Partisipasi penonton cukup baik dan dapat terselenggara dengan meriah, walaupun pada saat yang sama juga diadakan lomba kuliner nusantara yg pesertanya dari semua mahasiswa semester akhir jurusan jasa boga UNY. Last but not least ..... selamat buat para juara semoga dilain waktu dapat berprestasi lebih baik lagi.
Para juara lomba jugging tersebut berturut2 : Juara I STiPrAm yogya, juara II STP Ampta, dan Juara III Stipary

pais.doc

Obyek wisata belanja yogya "pasar Klitikan":

Pasar Klitikan adalah salah satu obyek wisata belanja tradisional yg sangat spesifik dan unik di Yogyakarta yang dibangun pemerintah kota Yogyakarta dengan desain bangunan gedung berlantai dua area yg cukup luas dan memadahi khususnya bagi pedagang tradisional yogya. Lokasi terletak kawasan Kuncen yogyakarta barat. Mengapa pasar Klitikan bagi para pedagang2 kecil ini diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah Kota ...? Pasar klitikan yg asal mulanya muncul di kawasan sepanjang monumen tugu mengarah keselatan sampai Stasiun KA Tugu daerah pasar kembang. Sebelum dipindahkan kawasan itu sangat ramai pada sore dan malam hari khususnya remaja yg suka jual beli berbagai macam jenis barang2 rongsokan atau barang habis pakai dengan harga yg relatif sangat murah,sedangkan kemungkinan barang tsb masih layak pakai. Bahkan konon berkembang terjadi jual beli barang2 yg relatif masih baru karena mungkin barang2 baru bekas curian yg tdk tau asal usulnya. Kawasan Tugu keselatan hampir setiap sore dan malam hari ramai sekali, mengakibatkan kemacetan pada hal jalan tsb adalah satu2nya jalan protokol menuju ke Malioboro dari daerah utara yaitu jl. Mangkubumi. Karena semakin lama semakin padat itulah kemacetan total tdk bisa dihindarkan, shg timbul usaha pemerintah kota untuk segera memindahkan pasar klitikan tsb ke lokasi sekarang ini di kawasan kuncen. Tujuan utamanya adalah untuk mengalihkan keruwetan dan kemacetan lalulintas di jl Mangkubumi itu. Mula2nya memang terjadi suatu perdebatan adanya pro dan kontra thd kebijakan tsb khususnya dari para pedagang it sendiri.
Namun sekarang ini para pedagang sdh dapat menikmati manfaatnya mendptkan tempat yg layak memadahi, nyaman tidak takut di kejar2 satpol PP seperti pada saat di kawasan jalan Mangkubumi sebagai jalan protokolnya Yogya. Namun keberadaan Pasar Klitikan itu sendiri sampai saat inipun ternyata banyak sebagian masyarakat yogya yg belum pernah melihat dan mengetahui bagaimanakah situasi pasar Klitikan yg sekarang sudah banyak dikenal dari kota2 lain. Hal yg serupa seperti halnya di kota Solo ada sejenis pasar klitikan yg dikenal dengan Pasar Triwindhu yaitu pusatnya penjualan barang2 bekas dan kuno atau barang2 antique yang banyak dicari oleh para penggemarnya. Insan Pariwisata yogya memang perlu mengetahui lebih jauh keberadaan Pasar Klitikan ini shg mampu memberikan informasi kepada wisatawan yg membutuhkan informasi lebih jauh. Barang2 yg diperdagangkan di Pasar Klitikan sangat beragam dari alat2 bekas pakai dari alat rumah tangga, alat2 komunikasi HT, hand phone, jam tangan kuno, pakaian jadi, sepatu, dan barang2 antik seperti keris pusaka, tombak, wesi aji, batu2an akik , guci dan piring2 keramik, utamanya spare part kendaraan roda dua bahkan sampai casette2 radio, VCD & CD yg masih banyak penggemarnya.
Last but not least ...... STiPrAm peduli dengan fenomena ini ikut mengembangkan luaskan informasi bagi Pariwisata daerah dan memahami substansi kompetensi SDM pariwisata yg memiliki wawasan seluas2nya, sbg insan Pariwisata sejati, ..... semangat Full !

pais.doc

Event Pariwisata Yogya FKY Juni 2011 Benteng Vredenberg

Pariwisata Yogyakarta telah menunjukkan ketegarannya yang mampu eksis dalam event2 nasional dan Dunia semua ini karena dukungan dan partisipasi seluruh stakeholder pariwisata, masyarakat dan pecinta yoyakarta. Dalam event Festival Kesenian Yogyakarta pada bulan Juni 2011 ini, warga yogya patut bangga kota Yogya menjadi pusat perhatian wisatawan khususnya domestik terbukti dg semakin ramainya kota yogyakarta tercinta hampir diseluruh penjuru kota, alun2 utara dipenuhi dg Bus2 pariwisata karena lahan pakir Bus utara hotel INNA Garuda penuh , juga dengan obyek2 wisatanya , tingkat hunian hotelpun meningkat drastis shg investor semakin berani menanamkan modalnya di yogyakarta. Benteng Vredenberg sebagai monumen juga museum sejarah perjuangan bangsa yg lokasinya sangat strategis di tengah2 kota berdekatan dg Gedung Agung, pasar Beringharjo, gedung bentara budaya,Taman Pintar dan hanya jarak 150 meter dari alun2 utara Kraton Yogyakarta. Event FKY yang ke XXIII sejak 15 Juni _ Juli 2011 ini melibatkan pameran kerajinan rakyat, pentas kesenian lomba2 yg salah satunya adalah Festival Band Istimewa (FBI) yang diselenggarakan mulai tg 21 -23 Juni dengan peserta sebanyak 50 group Band se-DIY. Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STiPrAm) Yogyakarta, dengan 6 personilnya memberanikan diri tampil dalam lomba Band FKY ini dengan lagu wajib YOGYA-YOGYA dan sebuah lagu pilihannya mampu memikat penonton dg aplaus yg meriah.
Patut diberikan apresiasi dg latihan yg sangat singkat mampu mengalunkan lagu Yogya2 dg baik sekali lengkap dg irama gamelannya, pada hal aransemennya dg tambahan irama gamelan mmg cukup sulit . ....... luar biasa deh .sekali lagi kami pengelola blogger STiPrAm ucapin selamat smg sukses ya .......... amien

pais.doc

Meeting HILDIKTIPARI wilayah Jateng DIY di STP.Sahid Solo



Himpunan Perguruan Tinggi Pariwisata wilayah Jateng & DIY (DPW VI) telah memiliki komitmen dan kesepakatan dalam pemberdayaan dan pengembangan SDM Pariwisata melalui pendidikan Pariwisata di institusinya masing2. Selain itu mengadakan koordinasi secara berkelanjutan minimal setiap 3 bulan sekali yang diselenggarakan secara bergantian di kampus2 yang berbeda. Pada tgl 15 Juni 2011 Pertemuan Hildiktipari ini diunduh oleh Bpk. Sunyoto, Bp.Agus dan Bp. Marimin di kampus STP sahid Solo. Dalam pertemuan tsb dibahas tentang peluang2 Pariwisata kedepan yang bisa segera ditindak lanjuti adalah program kerjasama perguruan tinggi pariwisata dengan THAILAND. Peluang yg baik bagi Pariwisata ini difasilitasi oleh Atase pendidikan KBRI di Thailand Bpk. Prof.Dr.Ir.Didik Sulistyanto, dan PT.GARUDA INDONESIA di bidang transportasinya dengan disc 50%. Pengembangan ide kerjasama ini termotivasi oleh program STP.Trisaksi Jkt yg telah berhasil mengadakan kerjasama (MOU) dengan beberapa perguruan tinggi di Thailand yaitu : Rajamanggala university of technology Thanyaburi (RMUTT); Burapha University (BUU); Prince Songkhia University (PSU). Seperti kita ketahui perkembangan Pariwisata di THailand memang sangat luar biasa dg tingkat kunjungan pariwisatanya di bln Januari - Mei th 2011 sdh mencapai 6,8 jt wisatawan, sangat ironis sdgkan Indonesia mentargetkan hanya 6,7 jt utk th 2011, maka kita Stakeholder Pariwisata perlu harus diikuti kiprahnya, untuk itu kesempatan yg baik ini hasil keputusan rapat DPW VI telah sepakat untuk segera menindak lanjuti program kerjasama ini dengan baik. Dalam pertemuan ini dihadiri wakil2 dari STP Sahid Solo, BSI Yk, Akparda yk, Akparyo yk, Indraprasta Yk, UNS Solo, Stipary yk, STiepari SMG, Unisbank Smg, Stipar UGM dan STiPrAm Yk, sedangkan anggota yg berhalangan hadir : STP Ampta, Politeknik API, Stiepari API Yk. Last but not least bhw menghasilkan kerjasama itu bukan hal yg murah dan mudah, kerjasama dg luar negeri spt student exchange dan lecture exchange jelas dampaknya akan sangat bermanfaat bagi semua institusi khususnya pariwisata .

pais.doc