Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
this site the web

Look.. Hear.. and.. Feel..

image
image
image

Praktikum Bartending di kampus STiPrAm





Pengembangan SDM Pariwisata khususnya jurusan perhotelan harus benar2 mampu memberdayakan mhsnya memiliki kompetensi di bidang kerjanya masing2 sesuai dengan depatemen2 yang ada di hotel seperti halnya : Front Office, Housekeeping, Kitchen (Pastry & Hot/Cold set), FB service, Marketing, Laundry, Accounting, Engineering dan Bartending, mereka di berdayakan mampu memahami semua pengetahuan tsb baik theori maupun praktek. Ketrampilan mhs melalui praktikum di kampus dan di industri diharapkan mampu membekali kompetensi yang diharapan. Praktikum Bartending dilaksanakan dari pengenalan semua bahan dasar (basic ingredients) minuman dari proses pembuatan, karakter2nya, alat2 Bar utensils fungsi dan penggunaannya, bagaimana menciptakan minuman cipta yg baru, tehnik garnishing dan presentasi peragaan juggling dan flaring. Memang tidak mudah mereka mampu dg cepat memahami dan mempraktekan dg sempurna akan tetapi berkat ketekunan dan semangat yg tinggi nyatanya lulusan mhs STiPrAm mampu menunjukkan kualitasnya mendominasi sbg pengelola beberapa industri perhotelan di bidangnya masing2. Mhs STiPram mampu mendapatkan juara juggling & flaring dalam lomba2 tingkat Nasional. Alhasil wajib disyukuri mereka yang bisa kuliah dan belajar di kamus STiPrAm.

Program pelatihan Borang Akreditasi Kopertis Wilayah V di STiPrAm

Dalam menunjang Era Globalisasi program pendidikan yang berkualitas setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dituntut mampu menyusun laporan Borang Akreditasi yang dipergunakan untuk penilaian visitasi dalam Akreditasi BAN-PT yang selalu di evaluasi setiap lima tahunnya. Perguruan Tinggi swasta yang belum terakreditasi mulai tahun 2012 tidak diijinkan untuk mengeluarkan ijasah bagi kelulusannya atau ijazahnya tidak akan diakui . Untuk itu Kopertis Wilayah V membantu dengan menyelenggarakan workshop pelatihan penyusunan Borang Akreditasi yang di adakan pada 26 Maret 2011 selama satu hari bertempat di Kampus STiPrAm Yogyakarta.
Pelatihan diselenggarakan untuk 38 PTS yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan dihadiri sejumlah 63 orang peserta. Program Pelatian ini diselengarakan atas kerjasama Kopertis wilayah V dengan STiPrAm. Pelatihan dibuka oleh Ketua Kopertis Wilayah V Bpk. Dr.Ir Bambang Supriadi, CES, DEA dengan instruktur Prof.Ir. Widodo dari UGM, dan ditutup oleh Ketua STiPrAm Suhendroyono, SH, MM, M.Par. pelatihan berjalan lancar sejak jam 8.00 dari Registrasi peserta, acara pembukaan dan dilanjutkan pelatihan s/d jam 16.00 wib.

P.is doc

Studi kasus Prog S1 STiPrAm ke suku Badui Banten,

Mengapa perlu melakukan studi ilmiah ttg wisata alam dan budaya daerah ..?

Pengembangan kepariwisataan di suatu negara, pada umumnya bertumpu pada kekayaan, keanekaragaman, kekhasan lingkungan alam maupun budayanya, yang pada hakekatnya dinilai sebagai modal dasar pengembangan kepariwisataan. Oleh karena itu, pengembangan kepariwisataan yang tidak terkendali akan mengakibatkan “tercemar”-nya lingkungan tersebut – baik alam maupun budaya. Sekali alam dan budaya itu sudah tercemar, kepariwisataan pun mulai terancam keberadaannya. Ini suatu hal yang logis, mengingat motivasi “pariwisata alam dan budaya” akan memudar.

Di satu sisi pengembangan kepariwisataan memerlukan lingkungan – alam dan budaya - sebagai modal dasarnya, di sisi lain kepariwisataan berpotensi untuk menimbulkan kerusakan lingkungan bahkan berpotensi sebagai“ancaman”. Implikasinya, terutama bagi Indonesia sebagai salah satu negara tujuan wisata, adalah semakin besarnya kebutuhan sumber daya manusia pariwisata yang berkualitas dan kompeten, baik di lingkungan pemerintah, industri, masyarakat, maupun perguruan tinggi. Sumber daya manusia tersebut dituntut tidak hanya mampu memahami dinamika dan kompleksitas pariwisata, tetapi juga mampu merumuskan kebijakan dan melakukan pengelolaan pariwisata secara tepat. SDM Pariwisata STiPrAm (prog hospitality), sbg outputnya pendidikan pariwisata Indonesia telah dipersiapkan utk mampu menyikapi kebutuhan masyarakat pariwisata baik industri perhotelan , transportasi, kuliner, restoran &cafe, PNS, pendidikan, per-bank-an, perusahaan2 dan aspek2 lainnya. Mhs dituntut memahami budaya serta alam yg ada utk dikembangkan atau dijadikan obyek wisata yg baru, sehingga perlu melakukan studi ilmiah /studi kasus di Indoesia atau di luar negeri.

P.is .doc

Pengembangan Pariwisata bidang Pastry di STiPrAm





Pengelolaan pariwisata yang focus yang berorientasi pada konsumen (customer orientation) memerlukan tata kelola yang berkesinambungan mengingat perkembangan era globalisasi yang semakin cepat, untuk itu maka perlunya pembelajaran ilmu pengetahuan yg praktis dan fokus di bidang Perhotelan dan Pariwisatanya sehingga dalam memberikan pelayanan kepada para wisatawan di berbagai bentuk pelayanan mampu memberikan kepuasan (customer satisfaction). Program kuliah dan belajar praktek di luar negeri sdh sejak lama dikembangkan di STiPrAm. Akhir2 ini banyak mhs yg berminat utk melakukan kerja dan praktek belajar di luar negeri tersebut. Program praktek belajar di luar negeri yg telah dilaksanakan di negara Malaysia dan Singapore telah membuktikan bahwa mhs mmg hrs dibekali pengetahuan dan ketrampilan di berbagai bidang Perotelan dan bekal sikap mental yg kuat terutama juga komunikasi bhs Inggrisnya. Bulan April ini STiPrAm akan mengirimkan 18 mhs utk kerja praktek di Malaysia. Untuk itu mereka beberapa minggu ini melakukan program workshop yang intensif di kampus STiPrAm. Salah satu program praktek adalah di Bakery atau pastry yang saat ini menjadi daya tarik kegiatan kuliner, dan di kampus STiPrAm kegiatan praktek ini tidak terbatas bagi mhs jurusan Perhotelan saja, akan tetapi mhs prog S1 Pariwisatanya pun diberikan kesempatan utk menekuni bidang ini. Seperti yg terlihat dalam foto2 mereka telah mampu menghasilkan produk yg cukup memuaskan. selamat semoga sukses ......
P.is 2011

Belajar Culinaire di STiPrAm











The Growth of culinary tourism have an on positive effect and support to the development of regional tourism, whereby the requirement, tourist hope and desire have to be fulfilled and accommodated by all the Tourism stakeholder or the tourism perpetrators, through the services from travel agent, guide, service during lodging in hotel, and service in every place where they stopped, especially the restaurant such a culinary tourism should have to give excellent services for the shake of customer’s satisfaction.

Seperti kita ketahui bhw perkembangan pariwisata berkaitan dg meningkatnya bisnis kuliner saat ini dimana2 berkembang sangat pesat apalagi didaerah wisata seperti Bali, Yogyakarta, Bandung juga di beberapa kota lainnya, hal ini menunjukkan peluang besar bagi mhs untuk memperdalam pengetahuan dan ketrampilan di bidang kuliner ini, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STiPrAm) yogyakarta yg sdh berdiri sejak th 2001 memahami peluang ini dan telah mempersiapkan beberapa tenaga pengajar handal yg berpengalaman sbg CHEF de cuisine di hotel berbintang empat dan lima bahkan ada satu yg sdg meniti karier di kapal pesiar Carnival sdh 6 th. Sejak berdiri sd sekarang peminatan jurusan kitchen dominan menduduki jumlah yg terbanyak, mhs lulusan STiPrAm di bidang ini sudah tersebar di seluruh dunia khususnya di negara Eropa Perancis, German, Italy, Inggris, Abudabi, Ryad , canada dllnya. Mereka bekerja di hotel jg di kapal2 pesiar. Banyaknya kegiatan table manner dan event jamuan kenegaraan di Kraton, dan lainnya yg diselenggarakan di kampus STiPrAm menempa mhs lebih mampu memiliki ketrampilan, menjadi lebih aktif dan kreatif dalam menciptakan menu. Selamat belajar dan berjuang mhs STiPrAm semoga sukses........ amien

P.Isd2011

Pengembangan SDM Pariwisata melaui pendidikan di STiPrAm

Era Globalisasi dan program pariwisata berkelanjutan menuntut semua stakeholder pariwisatanya mampu berpartisipasi aktif terhadap setiap perubahan dan perkembangan Pariwisatanya. Khususnya SDM pariwisata harus bersikap lebih professional, dibekali dengan pengembangan kompetensi melalui pendidikan & pengetahuan, peningkatan pengalaman serta ketrampilan dalam mengelola aktivitas pariwisata, mampu merubah sikap, perilaku dan pola pikir yang baru yang fokus terhadap tuntutan perkembangan pariwisata kedepan. Meningkatkan peran serta masyarakat, dalam setiap kegiatan dan aktivitas yang berkaitan dengan pariwisata, serta menjunjung tinggi etika budaya pariwisata sebagai ciri utama kehidupan bangsa. Program pendidikan STiPrAm melalui D3 Perhotelan dan Strata1 Pariwisatanya telah mampu menciptakan lulusan yang berkualitas , mereka dibekali dengan theori dan praktek2 sesuai dg kebutuhan industri yg selalu berkembang. Ketrampilan extra kurikuler dari kegiatan Menari, Karawitan (gamelan), Musik Band, Paduan suara, Photografi, Modelling, Modern dance, Radio Broadcasting, Kuliner ( masak-memasak), Juggling & Flaring, English speaking community, Coach & traveling, kegiatan olag raga seperti : karate, basket, futsal, tennis, badminton, pingpong, volley ball, renang, panjat tebing, theater sehingga mahasiswa memiliki ketrampilan extra yg sangat berguna bagi pengembangan diri mereka masing2. Lulusan D3 perhotelannya telah bekerja di hotel berbintang yg tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri, sedang lulusan S1 Pariwisatanya bekerja sbg PNS, Bank, Guru SMK, staf Marketing dan Public Relations di berbagai instansi/ perusahaan. KUNCI keberhasilan mereka adalah niat, rajin, semangat & disiplin yg tinggi,.
isd 2011