Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
this site the web

Look.. Hear.. and.. Feel..

image
image
image

Wisata kampus SMA 3 Bekasi Jakarta di STiPrAm

Perkembangan Pariwisata dituntut mampu memberdayakan pertumbuhan ekonomi & budaya lingkungan dan masyarakatnya, demikian pula para stakeholder pariwisatanyapun harus mampu memberikan support secara konsisten sehingga dapat memberikan benefit/nilai tambah dan manfaat langsung terhadap para penggunanya (customer pariwisata ). Pendidikan pariwisata dituntut meningkatkan innovasi2 secara aktif terhadap setiap perubahan kebutuhan dan keinginan para calon mahasiswanya. Pada tgl 13 Juni 2011 SMA 3 Bekasi Jakarta dengan siswa klas XI sejumlah 450 siswa mengadakan kunjungan EDUTOUR ke beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta khususnya UGM juga ke STiPrAm yogya. Kampus STiPrAm ikut berperan dalam program Diknas DIY "yuuk kuliah yogya" dg memberikan informasi2 yang berguna bagi para siswa SMA 3 Jkt sehingga mereka akan lebih mengenal yogya dengan program pendidikannya. Tujuan yang diharapkan adalah agar mereka nantinya tertarik untuk melanjutkan studinya untuk kuliah di perguruan tinggi yogya yang ada juga perguruan tinggi pariwisata STiPrAm yogya. Acara kunjungan di kampus STiPrAm dibekali info tentang pariwisata dan obyek2 wisata yogya, juga acara mencicipi hidangan produk makanan spesifik hasil daerah istimewa yogyakarta antara lain : bakpya yogya, geplak bantul, dan salak pondoh Sleman. Acara kunjungan seperti diatas sangat sering diadakan di kampus STiPrAm bahkan tidak hanya dari sekolah SMA, SMK, MAN atau sekelasnya tetapi juga dari tingkat perguruan tinggi yang mengadakan selain acara kunjungan wisata kampus juga program acara Table Manner Course (TMC) yang kemasannya diisi juga dengan acara presentasi dan demo2 : memasak, membuat minuman, juggling, demo Making Bed, dan acara MOdelling serta dihibur dg tarian jawa dan Gamelan serta Life Band, & electone sehingga kemasan acara benar2 menarik. Melalui ajang wisata kamus dan TMC inilah Civitas akademik STiPrAm mampu berpartisipasi langsung untuk mengisi pengembangan jiwa anak2 bangsa untuk lebih berpikir positif kedepan dan berjiwa entrepreuner tidak hanya sebagai JOB SEEKERs saja tetapi menjadi JOB Creators dalam mengisi kemerdekaan.

pais.doc

Nasional Front Desk Competition (NFDC) SGU Jkt 2011

Swiss German University adalah perguruan tingi swasta yg dikelola dg bantuan dari negara Swiss dan German yg memiliki program khusus Perhotelan dan Pariwisata tingkat internasional, akhir2 ini pd tgl 8 - 11 Juni 2011 mengadakan lomba Front Desk tingkat nasional ( Nasional Front Desk Competition - NFDC) yg diadakan di kampus SGU di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) yg telah diselenggarakan untuk Tingkat Perguruan Tinggi Pariwisata seluruh Indonesia dg peserta sebanyak 36 peserta dan untuk Tingkat SMK se DKI sebanyak 9 peserta. Lomba Front Desk tingkat nasional ini memang baru pertama kali diadakan di Indonesia bahkan dalam waktu dekat akan diadakan lagi untuk kawasan se-Asia Tenggara. Swiss German University didirikan di kawasan elite Bumi Serpong Damai Tangerang Provinsi Banten yg dikhususkan untuk kawasan pendidikan dan memiliki lahan yg luas serta bangunan yg megah. Mahasiswanya datang dari berbagai kota2 besar di Indonesia yang memiliki dana yg memadahi. Lomba NFDC ini diselenggarakan dan di sponsori oleh berbagai perusahaan yg besar serta hotel2 berbintang lima yg ada di Jakarta. Tahap seleksi awal melalui ujian tertulis tentang pengetahuan perhotelan dan pariwisata secara umum dari semua peserta dipilih 15 besar dari 36 peserta untuk tingkat perguruan tinggi sedangkan tingkat SMK dipilih 7 orang dari 9 peserta. Peserta terdiri dari sekolah tinggi pariwisata klas atas seperti : STP Bandung, Trisakti, Pelita Harapan, STP Sahid, dan STP lain yg sebagian besar dari DKI & Jabar serta satu2ya STP dari yogya hanyalah STiPrAm yakni Ida Merina & Galuh. Dari pemantauan panitia rata2 para peserta memiliki ketrampilan berbahasa Inggris sangat fasih walaupun dari tingkat SMK sekalipun ini adalah hal yg luar biasa. Untuk itu peserta benar2 harus mengeluarkan segenap kepandaian komunikasi bhs Inggris dan pengetahuan yg luas, mental yg kuat serta usahanya yg gigih melalui test wawancara dan role play yg di hadiri oleh audience dari luar. Peserta yg belum berhasil rata2 kurang memiliki pengetahuan yg luas tentang pariwisata secara Umum dan komukasi bhs Inggris yg lancar. Para Juri dipilih dari para pakar Pariwisata dan Front Desk yg piawai yaitu : Bpk. Ade Suryanto, Bsc, MS, Bpk. Irdamsyah Yunif Hotel Ciputra, Ibu Munawaroh Zaini, MM,dan Ibu Nila dari Swiss German University. Hasil pada seleksi Final lima besar dari : STP Trisakti 2 org, dan masing2 seorang dari STP Pelita Harapan, STP Sahid dan STP Medan Sumut. Rata2 STP yg ada di Jkt mengirimkan minimal 5 orang peserta, juga dari Bandung dan Medan. Bagi yg belum lolos tidak perlu putus asa, hal ini adalah merupakan suatu pengalaman baru bagi mereka shg lain waktu dapat lebih baik lagi dan sukses.

pais.doc

KUliah kerja nyata STiPrAm Kura2 Resort Hotel Karimunjawa

Program kuliah dan kerja yang menjadi unggulan Pendidikan Pariwisata Ambarrukmo (STiPrAm) Yogyakarta telah membuktikan bahwa semua mahasiswa harus siap untuk di luncurkan setiap saat kerja di industri perhotelan dan pariwisata lainnya. Pada bulan Juni ini STiPrAm dipercaya utk mengisi lowongan kerja yang ada di salah satu hotel di kawasan Karimunjawa. Program kuliah kerja nyata atau hotel Orientation di STiPrAm memang tidak hanya terbatas di lingkungan INNA Hotel Group yang ada saja, seperti yang ada di pulau dewata yaitu : Inna Grand Bali Beach , Inna Putri Bali di kawasan Nusa Dua, Inna Kuta Beach, Inna Shindu Beach Sanur dan Inna Bali Denpasar. Bahkan sejak dahulu hotel orientation juga telah diselenggarakan kerjasama dengan hotel2 yang ada di Batam, Singapura dan Malaysia. Pada tgl 6 Juni yad ada 9 mhs yg telah lolos Test utk kerja di kawasan wisata laut di Kura2 Resort Hotel Karimunjawa yaitu : Zarista (FO), Erin, NUrul & Dyito (FB Service), Eva, Ricky (HK), Dwi Puji, G.Danatyo, & Arco (FB Product). Mereka adalah mahasiswa yang dipercaya dan lolos test kompetensi untuk mewakili STiPrAm sebagai pioneer Hotelier untuk berkiprah di kawasan wisata laut pulau Karimunjawa. Mereka mendapatkan fasilitas full board meal & akomodasi serta jatah libur bulanan utk kembali ke tempat daerah asalnya masing2. Suatu kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa STiPrAm utk mengaplikasikan kompetensi mereka sebagai hotelier yang harus dibekali dengan pengalaman kerja yang beragam. Selamat untuk mahasiswa2 yang akan berangkat semoga sukses yang luar biasa..... amien

pais.doc


wisata pantai di KUTA Bali salah satu obyek studi kasus 1 stipram

Program studi kasus1 perguruan tinggi pariwisata Ambarrukmo (STiPrAm) yogyakarta yang dilaksanakan pada tgl 23 sd 28 Mei 2011 di Pulau Bali. Mengapa selalu diadakan disana karena Bali adalah daerah tujuan wisata Indonesia yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing yang beraneka ragam dari seluruh dunia serta memiliki sikap dan perilaku (life style) yang berbeda2
Pulau Bali memiliki obyek data tarik wisatanya yang cukup banyak dan terkenal di dunia seperti GWK, Tanah Lot, Kintamani, Pura Besakih, Tampak siring, Bedugul, Ubud, Sangeh, Pura Taman ayun, . Selain obyek2 wisata pantai yang beraneka ragam seperti Tanjung Benoa, Pantai Kuta, Sanur, LOvina, Dream Land, Amed, Karang asem dsb, dari budaya dan kesenian tari Bali yang sangat specifik Tari Pendet, Tari Kecak Tari Barong dsb, serta hasil kerajinan yang beraneka ragam yang tidak dimiliki di daerah lainnya. Sehingga mahasiswa dapat mengambil salah satu kasus dan fenomena dan hal2 yang menarik untuk dapat ditulis dalam jurnal ilmiah akademiknya di semester 3 ini. Keaneka ragaman dayatarik wisata di Bali inilah yang menjadi unguulan Pulau Bali sebagai tujuan wisata utama di Indonesia bahkan mampu menarik investor2 asing untuk menanamkan modalnya disana. Penduduk Bali terkenal sebagai masyarakat yang kreatif dinamis dan pekerja keras, mempunyai jiwa entrepreuner yang tinggi, mampu memanfaatkan berbagai peluang untuk diciptakan sebuah bisnis yang menguntungkan.
Lahan bukit kapur yang tandus dan gersang, lahan pantai ber-rawa2 dirubah menjadi daerah kawasan elite Nusa Dua yang ditebari dengan bangunan2 sekolah, pendidikan tinggi, universitas, hotel2 berbintang lima serta tempat hunan yang elite dan eksklusif. Bukit kapur di kawasan nusa dua di desain menjadi wisata unggulan di Bali yang terkenal yaitu Graha whisnoe Kencana (GWK) dengan patung perunggunya yang tertinggi di Asia Tenggara walupun baru selesai pembangunannya 25% . Pantai Kuta sebagai salah satu pantai di Bali yang paling ramai dan eksklusif dilengkapi dengan shopping Mall, Pasar tradisional, pertokoan, art center, Centro super market, Discoteque, Cafe2, Resto2 yang tersebar di Kawasan pantai Kuta dan Legian.
Pantai Kuta yang bersih dari sampah, desain lingkungan yang nyaman, keamanan yang cukup memadahi, fasilitas hiburan yag beraneka ragam, sehingga wisatawan asing mengkhususkan diri untuk berjemur di terik matahari agar warna kulit mereka berubah menjadi sawo matang serta berenang di laut dan surving. Banyanya wisatawan baik wisman dan wisnus dimanfaatkan oleh pedagang asongan menawarkan dagangannya hiasan pernik2,kacamata , menyewakan tikar, melukis tatoo, dan menawarkan pijat (massage). Mengingat kawasan Kuta yag padat dan sempit maka Bus yang besar tidak diperkenankan masuk, tetapi diparkir di tempat parkir khusus yg
agak jauh dari pantai Kuta dan Transportasi digantikan dengan mobil2 angkutan khusus KOMUTRA yg beroperasi hanya sampai jam 1900 malam atau bisa juga menggunakan armada taksi setiap saat.

pais.doc